عَنْ
عَائِشَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
دَخَلَ عَلَيْهَا وَعِنْدَهَا رَجُلٌ قَالَ حَفْصٌ فَشَقَّ ذَلِكَ عَلَيْهِ
وَتَغَيَّرَ وَجْهُهُ ثُمَّ اتَّفَقَا قَالَتْ يَا رَسُولَ اللَّهِ
إِنَّهُ أَخِي مِنْ الرَّضَاعَةِ فَقَالَ انْظُرْنَ مَنْ إِخْوَانُكُنَّ
فَإِنَّمَا الرَّضَاعَةُ مِنْ الْمَجَاعَةِ
2058. Dari
Aisyah RA, "Sesungguhnya Rasulullah SAW menemuinya. saat itu di sisi
Aisyah ada seorang laki laki. Nabi SAW terlihat tidak senang dan muka
beliau terlihat berubah. Kemudian (Aisyah) berkata, 'Wahai Rasulullah
SAW, sesungguhnya dia adalah saudara saya dari sepersusuan.' Kemudian
Nabi menjawab, 'Lihatlah siapakah saudaramu, sesungguhnya sesusuan itu
disebabkan oleh rasa lapar.'" {shahih, Muttafaq Alaih)
عَنْ ابْنِ مَسْعُودٍ قَالَ لَا رِضَاعَ إِلَّا مَا شَدَّ الْعَظْمَ وَأَنْبَتَ اللَّحْمَ فَقَالَ أَبُو مُوسَى لَا تَسْأَلُونَا وَهَذَا الْحَبْرُ فِيكُمْ
2059.
Dari Ibnu Mas'ud, dia berkata, "Tidak ada radha" (persusuan) kecuali
persusuan yang bersifat menguatkan tulang dan menumbuhkan daging
(maksudnya di kala masih kecil). " Kemudian Abu Musa Al Asy'ari berkata,
" Jangan kalian menanyakan (sesuatu) kepada kami, karena ada orang alim
yang berada di tengah -tengah kalian. " (maksud Abu Musa Al Asyari:
Seorang yang berilmu telah ada di tengah-tengah kalian, bertanyalah
kepadanya).(Shahih)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar