عَنْ قَيْسِ بْنِ سَعْدٍ قَالَ أَتَيْتُ
الْحِيرَةَ فَرَأَيْتُهُمْ يَسْجُدُونَ لِمَرْزُبَانٍ لَهُمْ فَقُلْتُ
رَسُولُ اللَّهِ أَحَقُّ أَنْ يُسْجَدَ لَهُ قَالَ فَأَتَيْتُ النَّبِيَّ
صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقُلْتُ إِنِّي أَتَيْتُ الْحِيرَةَ
فَرَأَيْتُهُمْ يَسْجُدُونَ لِمَرْزُبَانٍ لَهُمْ فَأَنْتَ يَا رَسُولَ
اللَّهِ أَحَقُّ أَنْ نَسْجُدَ لَكَ قَالَ أَرَأَيْتَ لَوْ مَرَرْتَ
بِقَبْرِي أَكُنْتَ تَسْجُدُ لَهُ قَالَ قُلْتُ لَا قَالَ فَلَا تَفْعَلُوا
لَوْ كُنْتُ آمِرًا أَحَدًا أَنْ يَسْجُدَ لِأَحَدٍ لَأَمَرْتُ النِّسَاءَ
أَنْ يَسْجُدْنَ لِأَزْوَاجِهِنَّ لِمَا جَعَلَ اللَّهُ لَهُمْ
عَلَيْهِنَّ مِنْ الْحَقِّ
2140. Diriwayatkan
oleh Qais bin Sa'ad, dia berkata, "Saya mendatangi suatu kaum di sebuah
daerah yang bernama Al Hirah, saya melihat mereka bersujud kepada
seorang pemimpin yang berani di kalangan mereka, maka saya berkata,
'Rasulullah SAW lebih berhak untuk diperlakukan seperti itu.' Maka saya
mendatangi Rasulullah SAW. Kemudia saya katakan kepadanya bahwa saya
melihat suatu kaum yang sujud kepada pemimpin mereka, 'Wahai Rasulullah,
anda lebih berhak untuk diperlakukan demikian.' Rasulullah SAW
menjawab, 'Katakan kepada saya, jika kamu melewati kuburanku, apakah
kamu akan bersujud?' maka Qais berkata, 'Tidak.' Rasulullah SAW berkata,
'Janganlah kalian melakukan hal tersebut, seandainya aku memerintahkan
seseorang untuk sujud kepada yang lain, maka aku perintahkan para wanita
untuk sujud kepada suami mereka, karena melihat hak-hak suami yang
diberikan oleh Allah SWT atas istrinya.'" (shahih) tanpa ada kalimat yang menerangkan tentang kubur.
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ
النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا دَعَا
الرَّجُلُ امْرَأَتَهُ إِلَى فِرَاشِهِ فَأَبَتْ فَلَمْ تَأْتِهِ فَبَاتَ
غَضْبَانَ عَلَيْهَا لَعَنَتْهَا الْمَلَائِكَةُ حَتَّى تُصْبِحَ
2141. Diriwayatkan
oleh Abu Hurairah RA, dari Nabi SAW, beliau bersabda, "Apabila seorang
laki-laki memanggil istrinya ke ranjangnya, lalu wanita tersebut
menolak, dan ia tidak juga menemuinya, sampai sang suami tidur dalam
keadaan marah kepada sang istri, maka para Malaikat akan melaknat istri
tersebut sampai tiba waktu Shubuh." {shahih, Muttafaq Alaih)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar